Pengertian, Tujuan, Bentuk dan Contoh Akomodasi Untuk Menyelesaikan Konflik


Dalam kehidupan bersosial antar masyarakat, kelompok maupun individu, kerap kali ditemukan sebuah masalah yang menjadi akar dari sebuah pertikaian yang berkepanjangan.

Kita tentu tidak menginginkan hal itu. Kita tidak mau ada masalah dalam kehidupan, apalagi sampai bertikai. Namun, apalah daya jika memang kita tidak bisa menghindari sebuah masalah tersebut. Mau tidak mau harus kita hadapi.

Masalah harus dihadapi dengan berani. Lalu bagaimana jika dalam berhubungan sosial masyarakat, kelompok dan individu mendapati sebuah masalah. Bagaimana menyelesaikan nya?.

Dalam ilmu sosiologi, penyelesaian masalah dalam masyarakat, kelompok maupun individu dapat diselesaikan dengan Akomodasi. Untuk lebih jelasnya apa itu Akomodasi, marilah kita membahasnya bersama.

Pengertian Akomodasi


Akomodasi adalah suatu usaha yang dilakukan untuk tercapainya penyelesaian masalah oleh pihak-pihak yang bertikai dan mengarah pada suatu keadaan atau situasi selesainya pertikaian atau masalah tersebut.

Lebih luasnya, pengertian akomodasi di artikan oleh beberapa ahli.

Soekanto (1990)


Menurut Soekanto, Pengertian akomodasi dalam sosiologi adalah suatu keadaan yang memiliki keseimbangan (equilibrium) interaksi antar individu dalam suatu masyarakat, atau berbagai usaha yang dilakukan manusia untuk meredakan suatu pertentangan seperti usaha-usaha yang dilakukan untuk mencapai kestabilan.

Gillin dan Gillin


Menurut Gillin dan Gillin, Definisi akomodasi adalah istilah yang digunakan sosiolog untuk menggambarkan adaptasi sosial yaitu dimana seseorang baik individu ataupun kelompok yang pada awalnya saling bertentangan kemudian mengadakan penyesuaian diri untuk mengatasi berbagai ketegangan yang terjadi.

Tujuan Akomodasi


Tujuan Akomodasi adalah untuk menyelesaikan masalah atau konflik yang sedang dihadapi suatu masyarakat, kelompok maupun individu. Dengan adanya akomodasi diharapkan bisa menjadi jalan dan solusi terbaik agar masalah yang ada dapat diselesaikan.

Macam-Macam Akomodasi dan Contohnya


Arbitrasi


Arbitrasi adalah proses akomodasi yang dilakukan dengan menghadirkan pihak ketiga yang bersifat netral sehingga menjadi penengah pertikaian diantara kedua belah pihak yang berkonflik.

Contoh penyelesaian masalah dengan arbitrasi

Perusahaan sering dituntut oleh pekerja nya agar menaikan gaji mereka. Tentu dengan berbagai pertimbangan pihak perusahaan tidak bisa menaikan gaji tersebut. Konflik antara pekerja dan perusahaan pun tak terelakan lagi

Untuk mengatasi masalah tersebut, diperlukan pihak ketiga yakni pemerintah untuk menyelesaikan masalah seperti ini. Pemerintah sebagai pihak ketiga bersikap netral, kedua belah pihak dipertemukan agar mendapati keputusan yang terbaik dan dapat diterima semua pihak

Ajudikasi


Ajudikasi adalah suatu usaha penyelesaian konflik atau perselisihan melalui pengadilan (meja hijau). Ajudikasi biasanya dilakukan karena penyelesaian diluar hukum sulit mendapat kesepakatan bersama.

Contoh penyelesaian masalah dengan ajudikasi

Sengketa tanah kerap terjadi, penyebabnya ialah pendataan kepemilikan tanah yang masih maual dan pengarsipan data pertanahan yang belum tersistematis sehingga kerap kali ditemukan tanah dengan dua pemilik berbeda.

Sebenarnya untuk menyelesaikan masalah ini dapat juga ditempuh dengan mediasi dan arbitrasi, namun sangat jarang ditemukan. Kebanyakan ditempuh dengan jalur hukum agar tau mana pemilik yang sah dari tanah yang bersengketa.

Eliminasi


Eliminasi adalah pengunduran diri salah satu pihak yang bersengketa karena mengalah, meminta maaf dan mengundurkan diri dari persaingan.

Contoh Eliminasi

Peyebab konflik banyak didasari oleh beberapa hal, dendam, emosi, ingin menyingkirkan, iri dan sebagainya. Semua itu hal wajar dalam kehidupan.

Menuduh tanpa bukti ialah fitnah, banyak konflik di akibatkan karena fitnah yang dilakukan oleh individu yang tidak memiliki moral.

Dalam penyelesaiannya, maka mediasi dilakukan. Namun karena merasa bahwa dirinya akan kalah dan tidak mau malu oleh perbuatan nya. Orang yang memfitnah mudur dengan sendirinya dari konflik yang ada. Inilah eliminasi.

Displacement


Displacement, yaitu bentuk akomodasi dimana adanya pengalihan perhatian anatara kedua belah pihak yang berkonflik.

Contoh displacement

Indonesia dan Australia pernah bersitegang tentang batas ZEE (Zona Ekonomi Eksklusif), hingga akhirnya kondisi seperti ini berakhir dengan dilakukannya pembagian minyak bumi yang berada di Celah Timor.

Mediasi


Mediasi adalah proses penyelesaian konflik dengan perundingan atau mufakat yang melibatkan pihak ketiga. Pihak ketiga bersifat netral dengan memberi kan saran, namun saran dari pihak ketiga ini tidak bersifat mengikat. Keputusan akhir tetap berada pada pihak yang bertikai.

Contoh penyelesaian masalah dengan mediasi

Pemerintah RI melakukan mediasi untuk mendamaikan fraksi-fraksi yang berselisih di Kamboja. Indonesia dalam hal ini hanya menjadi fasilitator, sedangkan keputusan final mau berdamai atau tidak bergantung dari tiap-tiap fraksi yang bertikai di negara tersebut.

Kompromi


Kompromi adalah penyelesaian masalah dengan perundingan secara damai antara kedua belah pihak yang bertikat untuk saling mengurangi tuntutan.

Contoh kompromi

Dalam hal jual beli antara penjual dan pembeli dibutuhkan kompromi harga. Harga yang di tetapkan penjual kemudian di tawar oleh pembeli agar mendapat kan harga yang diterima oleh kedua belah pihak.

Koersi


Koersi adalah proses akomodasi yang proses pelaksanaannya dilakukan dengan cara paksaan ataupun menggunakan kekerasan. Koersi digunakan oleh komunitas yang lebih mayoritas (kuat) mendominasi untuk melemahkan komunitas minoritas.

Contoh koersi

Contoh koersi adalah penjajahan dan perbudakan, Indonesia diajah oleh bangsa Belanda selama 350 tahun lebih. Ketika Belanda menjajah banyak terjadi perbudakan berupa kerja rodi. Tindakan Belanda ini termasuk koersi dimana Belanda ialah pihak yang kuat sedangkan Indonesia pihak yang lemah.

Konsiliasi


Konsiliasi adalah usaha mempertemukan pihak yang berselisih untuk mencapai persetujuan melalui lembaga sosial sebagai usaha menyelesaikan perselisihan tersebut.

Contoh konsiliasi

Air sebagai sumber utama kebutuhan lahan pertanian kadang menjadi rebutan oleh para petani. Jika hal ini terus terjadi maka konflik antar petani pun dapat terjadi. Untuk menyelesaikan masalah ini,Untuk menyelesaikan masalah ini, kepala desa kemudian mempertemukan para petani dalam lpmd (lembaga pemberdayaan masyarakat desa) untuk mencari jalan keluar terbaik.

Toleransi


Toleransi adalah sikap saling menghormati dan menghari setiap perbedaan yang ada pada masyarakat. Dengan akomodasi ini maka perselisihan dapat seminimal mungkin dihindari.

Contoh toleransi

Perayaan hari raya idul fitri kala itu bersamaan dengan perayaan ibadah nyepi umat Hindu di Bali. Umat Islam di Bali pun bertoleransi dengan tidak keluar rumah karena mayoritas masyarakat melakukan nyepi.

Statemate


Statemate adalah salah satu bentuk akomodasi dimana kedua belah pihak sedang berselisih memiliki kekuatan yang sama atau seimbang. Sehingga pada akhirnya perselisihan itu berhenti pada suatu keadaan dimana kedua pihak tersebut tidak dapat maju ataupun mundur.

Contoh statemate

Perang dingin antara Amerika dengan Uni soviet, perselisihan antara Blok Barat dan Blok Timur Eropa itu berhenti dengan sendirinya tanpa adanya pihak mana yang kalah ataupun yang menang.

0 Response to "Pengertian, Tujuan, Bentuk dan Contoh Akomodasi Untuk Menyelesaikan Konflik"

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel