Cara Memupuk Sikap Persatuan dan Kesatuan Dalam Keluarga



Keluarga adalah lingkup terkecil dari unit masyarakat yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak. Keluarga menjadi tempat berlindung dan berkeluh kesah, disana ada orang-orang yang tulus menyayangi kita. Disana lah kebahagiaan itu berasal.

Dalam kehidupan an berbangsa dan bernegara keluarga memiliki peran yang sangat krusial, hal ini karena keluarga memiliki peran mendidik dan membentuk karakter seseorang. Disini lah karakter seseorang dibentuk, akan menjadi apa karakter seseorang itu pengaruhi oleh keluarga.

Keluarga juga berperan membentuk rasa persatuan dan kesatuan, tidak hanya berperan membentuk keluarga juga menjadi tempat memupuk rasa nasionalisme tersebut. Jadi bagaimana cara membetuk persatuan dan kesatuan dalam kehidupan berkeluarga? Penasaran inilah dia!.

  1. Tolong Menolong
  2. Saling Menghormati Antar Anggota Keluarga
  3. Melaksanakan Tugas dan Kewajiban nya
  4. Menyelesaikan Masalah Dengan Musyawarah
  5. Tidak Memaksa
  6. Mengembangkan Sikap Tenggang Rasa
  7. Bekerjasama Menyelesaikan Pekerjaan Rumah
  8. Mengembangkan Sikap Toleransi

Penjelasan dari sikap-sikap di atas bisa kalian simak di bawah ini:

1. Tolong Menolong

Untuk membentuk sikap persatuan dan kesatuan dalam keluarga tolong menolong antar anggota keluarga itu penting dilakukan. Dengan tolong menolong pekerjaan akan cepat teratasi. Setiap anggota keluarga juga akan merasa bahwa ada yang perduli dengan kesusahan yang di pegang nya. Dengan demikian rasa tali kasih dan cinta akan semakin dalam.

2. Saling Menghormati Antar Anggota Keluarga

Menghargai dan menghormati individu lain itu penting dilakukan agar kita juga di hargai oleh mereka. Begitupun orang terdekat dari diri kita yakni ayah, ibu, dan saudara. Walaupun kamu seorang kakak sekalipun, apa salahnya juga menghormati adikmu. Jangan malah kamu merasa lebih tua, kamu bisa berbuat se enak mu. Hargai lah sesama anggota keluarga agar kehidupan keluarga lebih harmonis.

3. Melaksanakan Tugas dan Kewajiban nya

Melaksanakan tugas dan kewajiban itu penting diterapkan agar terhindar dari sanksi yang ditetapkan, dalam keluarga sanksi yang berlaku bisa dibuat oleh musyawarah keluarga atau pihak yang paling berkuasa yakni orang tua. Namun kebanyakan orang tua lah yang akan memberikann hukuman atas pelanggaran tersebut. Dalam prakteknya kebanyakan memarahi sang anak karena tidak melakukan kewajiban nya, lanjut hak nya kan di tangguhkan.

4. Menyelesaikan Masalah Dengan Musyawarah

Musyawarah dapat melatih keberanian anak berpendapat di muka umum. Musyawarah juga menjadi jalan keluar mengatasi masalah keluarga. Dengan adanya musyawarah semua anggota keluarga bebas mengemukakan pendapatnya, dengan demikian keputusan yang di peroleh  dapat di terima oleh semua anggota keluarga.

5. Tidak Memaksakan Kehendak

Salam kehidupan berkeluarga menghindari permasalahan itu sangat penting. Masalah dapat timbul kapan saja, bahkan karena hal sepele sekalipun seperti memaksa anggota keluarga melakukan perintah kita. Ini walaupun terkesan sepele namun dapat memecah persatuan dan kesatuan dalam keluarga. Jadi sebisa mungkin jangan memaksa kehendak kita kepada orang lain.

6. Bekerjasama Menyelesaikan Pekerjaan Rumah

Gotong royong dapat dilakukan di setiap lingkup kehidupan, keluarga misalnya. Dengan kegiatan ini setiap anggota keluarga dapat merasakan kebersamaan yang mampu mempererat tali persaudaraan bahkan kasih sayang. Walaupun hanya saling bekerjasama membersikan rumah misalnya, namun hal ini sangat lah menyenangkan jika dilakukan secara bersama.

7. Mengembangkan Sikap Toleransi

Pengertian toleransi tidak hanya menghormati agama orang lain, namun toleransi memiliki makna yang jauh lebih luas dari pada itu. Contoh, ada adikmu yang lelah mengerjakan tugas sekolah sehingga ia lupa kewajiban nya semisal nyapu rumah, sebagai Kaka kamu tidak harus memarahi dia karena ia lupa akan kewajiban nya. Toleransilah, gantikan dia mengerjakan kewajiban nya mungkin dia itu lelah. Jika kamu melakukan hal ini kehidupan keluarga pasti lebih harmonis tanpa pertengkaran.

Ya, seperti itulu kiranya cara memupuk sikap persatuan dan kesatuan di dalam keluarga. Baiklah sekian artikel dari saya.

0 Response to " Cara Memupuk Sikap Persatuan dan Kesatuan Dalam Keluarga"

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel